Mutasi Pejabat Disebut-sebut Karena Balas Budi dan Balas Dendam

Brebes Kwali Online | 08.01 | 0 komentar


Brebes (BKO)->> Seperti yang sudah diperkirakan banyak masyarakat, setelah Idza dan Narjo terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Brebes setelah menang dalam Pilkada Brebes, bakal ada mutasi besar-besaran. Isu itu akhirnya terbukti, gerbong pejabat lama yang rata-rata pendukung dari calon incumbent yang kalah di Pilkada, satu persatu mulai dilucuti dari pejabatnya. Di sisi lain juga ada pejabat disebut-sebut pendukungnya yang naik promosi jabatan.

Bupati boleh saja menjawab rotasi pegawai adalah yang wajar untuk penyegaran birokrasi. Namun dengan dibuangnya wajah-wajah yang sudah dikenal ‘kiprahnya’, masyarakat boleh saja menilai-nilai ada politik balas budi dan balas dendam dalam rotasi pejabat eselon yang kemarin dilakukan. Entahlah orang boleh menilai, tapi bisa jadi pejabat yang dibuang juga karena kinerjanya kurang bagus juga.

Dalam SK Bupati No 821.2/156 tahun 2013, sedikitnya enam pejabat eselon tercatat kini dinonjobkan. Antara lain, dr Miftahusyurur yang sebelumnya Dir RSUD Brebes (eselon IIIa) kini ditugaskan sebagai dokter madya RSUD tanpa eselon. dr Munaryo sebelumnya Kabid Pelayanan Penunjang RSUD (eselon IIIb), kini dialihkan ke fungsional menjadi dokter muda RSUD.

Di lingkungan Dinas Pendidikan mutasi mencolok dialami Dr Sri Lahir MPd yang semula pejabat eselon IIIb jabatan Kabid Dikmen, kini dialihkan sebagai guru biasa. Selain itu, sejumlah pejabat eselon yang sebelumnya menjabat Kepala UPTD Pendidikan kini dialihkan menjadi tenaga fungsional menjadi pengawas sekolah. Penggantinya merupakan tenaga fungsional guru maupun pengawas yang promosi kenaikan jabatan. Mereka antara lain, Drs Rusmono sebelumnya Ka UPTD Ketanggungan digantikan Sodikin SPd, Moh Ma'mur SH MPd sebelumnya Ka UPTD Bulakamba digantikan Suparti MPd. Ka UPTD Tanjung, Drs Ali Nurdin diganti Drs Tusdi.

Sementara pejabat eselon II banyak wajah baru yang promosi menggeser pejabat lama yang dimutasi di tempat kering. Kepala Dinas Pendidikan Dr Angkatno MPd pindah ke Staf Ahli Bupati bidang Perekonomian yang ditinggalkan Ir Budhiarso DH, ia ditunjuk sebagai Kepala Dinas Pertanian. Sementara Kepala Dinas Pendidikan baru dijabat Dr Tahroni MPd. Dra Lutfiatul dari Staf Ahli bidang Pemerintahan kini Kepala BKD Brebes. Ir Amin Budiarso sebelumnya Kadinsosnakertrans kini Kadinparbudpora yang ditinggal Drs Mustair Putusoma yang kini menjabat Staf Ahli Pemerintahan. Sedang Kepala Dinsosnakertrans kini dijabat Syamsul Komar SSos dan pejabat di sejumlah instansi lainnya. Perombakan juga terjadi pada jabatan eselon III dan IV. Bahkan, banyak staf yang kini promosi menjadi pejabat eselon IV.

Tak hanya itu Bupati Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE juga melantik sebanyak 79 pejabat dari eselon III hingga IV pada jabatan yang baru pada sejumlah SKPD di pendopo Brebes, Jumat (8/3) petang.

Bupati sendiri mengatakan, rotasi pejabat tersebut hanya untuk penyegaran yang wajar dalam pemerintahan. Dirinya memastikan bahwa posisi jabaran eselon 2 yang pada 7 orang yang promosi berdasarkan profesionalisme dan kompetensi. (bko1)


Category: , ,

Catatan BKO::
Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat mewakili www.brebeskwalionline.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Untuk mengirim artikel atau tulisan via email kwalionline@gmail.com